Dinas Pendidikan Purwakarta Terbitkan Surat Edaran demi Keamanan Siswa Saat Berpergian

KORAN-PIKIRAN RAKYAT - Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta akan menge­luarkan surat edaran untuk menjamin keselamatan siswa saat pulang-pergi ke sekolah. Kebijakan itu menyusul terjadinya pelecehan seksual terhadap murid sekolah dasar dalam perjalanan pulang ke rumahnya, belum lama ini.

”Pengawasannya saja yang diperketat, baik dari pihak orangtua maupun sekolah. Nanti dibuat surat edaran untuk berjalan bersama-sama menuju sekolah atau orangtua mengantarkan dan memantau sampai pintu gerbang se­kolah,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta Sadiyah, Senin 30 Juni 2025.

Program berjalan kaki ke sekolah diterapkan di Purwa­kar­ta sejak awal Mei 2025. Kebijakan itu menyusul peru­bahan jam masuk sekolah menjadi pukul 6.00 pagi, sesuai instruksi Bupati Saepul Bahri Binzein, mengikuti arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Selama ini, Sadiyah menilai, tidak ada keluhan yang ber­arti dari para siswa maupun orangtua mereka. Program tersebut bahkan disebut mendapatkan respons positif dari masyarakat karena dinilai meningkatkan kedisip­linan anak dan menyehatkan bahan.

”Bukan semata-mata karena aturan jalan kaki jadi ada peristiwa tersebut. Waspada itu penting dilakukan oleh semua pihak,” katanya. Oleh karena itu, dia mengajak seluruh pihak untuk ikut menjaga keselamatan para siswa dalam perjalanan ke se­ko­lah.

Menanggapi kasus pelecehan seksual tersebut, Sadiyah mengaku ikut prihatin kepada korban. Selain itu, dia menyampaikan kepeduliannya terhadap korban dengan menerjunkan tim untuk mendampingi korban saat ini. ***

Post a Comment for "Dinas Pendidikan Purwakarta Terbitkan Surat Edaran demi Keamanan Siswa Saat Berpergian"